Berteduh di Kebun Raya Bogor

Di tengah vertigo yang menyerang seminggu belakangan ini, saya mantapkan diri untuk berkendara menjauhi ibukota dan mendekati Bogor. Rencana pulang ke rumah, tapi setir ini tak mau berbelok keluar pintu tol yang seharusnya. Mengikuti ingin hati, saya dan Marni terus melaju hingga tibalah kami di Kebun Raya Bogor. Mungkin si Marni minta diajak jalan-jalan setelah lama hanya terdiam di parkiran.

Berteduh. Niatnya berteduh. Berteduh dari panasnya cuaca siang ini. Berteduh dari penat yang selalu menyelimuti hari-hari. Berteduh dari rasa sakit yang dirasa. Dan mungkin berteduh mencari ketenangan dan inspirasi untuk menulis.

Sabtu yang cukup ramai, Kebun Raya Bogor masih menjadi pilihan bersantai bersama keluarga, kerabat, dan sahabat. Atau mungkin pacar.

Jika berkendara, enaknya bawa masuk kendaraan dengan harga tiket masuk 30ribu plus 14ribu per orang. Berkendara perlahan mengelilingi kebun raya yang luas ini, menikmati hijaunya pemandangan, seraya mendengarkan playlist #RhytmOfLove dan #RockWeekend dengan volume kecil.

Temukan spot favoritmu. Setelah berkeliling kebun raya, entah kenapa kembalinya ke spot yang satu ini. Meski masih banyak orang berlalu lalang, tapi perpaduan pemandangan hijau danau, hijau rumput dan megahnya Istana Bogor di depan sana sungguh menenangkan dan syahdu.

Ditemani ikan-ikan yang sesekali muncul ke permukaan, burung gereja yang hobi terbang di atas danau, suara jangkrik atau entah serangga apa itu, dan teratai yang belum mekar.

Berada di tempat seperti ini tak lantas konsentrasi terfokus pada diri sendiri. Justru ini adalah saat yang tepat untuk memperhatikan sekitar. Keindahan yang tertangkap sejauh mata memandang, juga tingkah polah orang-orang yang melintas, dimana mereka semua tampak sedang berbahagia.

Senang aku lihat engkau senang. Yang lainnya, kusimpan sendiri.

Bogor, 7 Juni 2014

PS: Kebun Raya ini jauh lebih bagus daripada mall. Tapi kenapa orang tua banyak yang lebih memilih mall untuk berakhir pekan dibandingkan kebun raya? Padahal di sini bisa sekalian piknik, makan bareng pake rantangan, bersepeda, olahraga lari, dll.

Post Tagged with ,

One Response so far.

  1. bukan anonim says:

    sembari nunggu tulisan #OverlandFlores dan #Rote, terima kasih untuk oleh-olehnya di depan. :)

    tabik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *