#House4Dilts: A Dream to Reach!

[Surat terbuka untuk kalian semua]

Home is where our story begins… And we need a house to create more stories…

15 tahun kami berpindah dari 1 tempat ke tempat lain. Dari kolong jembatan lampu merah TB Simatupang, rumah kontrakan 3 petak sampai rumah sederhana di Komplek AL, Pasar Minggu yang terakhir kami tempati.

Berbeda dari kebanyakan rumah singgah, kami berkegiatan setiap hari Senin – Sabtu. Oleh karena itu, kebutuhan akan tempat untuk belajar yang nyaman menjadi kebutuhan primer kami.

Kami tidak perlu rumah mewah dengan segala fasilitas yang memadai. Selama ini, dimanapun kami belajar, we feel home. Karena kami percaya, home is where the heart is. Selama kami bisa belajar bersama dengan mereka yang kami sebut sebagai keluarga kedua kami, kami merasa berada di rumah.

Sayangnya, saat ini kami sedang menghadapi tantangan untuk bisa bertahan dan terus berkegiatan tanpa tempat yang kami sebut rumah. Rumah yang 3 tahun belakangan membuat kami sangat nyaman, rumah yang 3 tahun belakangan menjadi saksi betapa seriusnya kami membuat perubahan, dan rumah yang 3 tahun belakangan menjadi tempat bagi kami menciptakan momen-momen indah, terpaksa harus kami tinggalkan. Uang sewa yang semakin menggila rasa-rasanya membunuh kami perlahan.

Memiliki rumah sendiri sudah menjadi impian kami sejak dulu. Tidak perlu lagi setiap tahunnya kami memikirkan “besok mau pindah kemana?” Tidak perlu lagi kami mencari-cari donor untuk membantu biaya sewa tahunan yang tidak pernah murah itu. Tidak perlu lagi kami repot angkut ini itu setiap kali pindahan karena setiap kali pindahan, entah kenapa barang-barang kami menjadi lebih banyak berkali lipat. Dan tidak perlu lagi kami terus-terusan berganti alamat.

Bermimpi itu baik. Setidaknya kami tahu kami masih punya mimpi. Tapi ketika sadar mimpi itu tetap menjadi mimpi dan kami tidak mendekati mimpi itu, di situlah kami merasa sudah waktunya untuk bergerak! Bergerak mendekati mimpi itu. Entah bagaimana caranya, namun usahakan mimpi itu terwujud karena kami harus mencari dan menggapai mimpi-mimpi kami yang lainnya.

Menyadari keterbatasan kami, ingin sekali kami bisa berdiskusi dan bekerja sama dengan siapapun yang memiliki visi yang sama untuk mewujudkan mimpi ini. Tidak mudah dan tidak murah, itu sudah pasti. Tapi kami selalu percaya, nothing is impossible apalagi untuk hal baik. Jika ada dari teman-teman yang memiliki informasi berguna bagi program kepemilikan rumah impian yang kami sebut dengan #House4Dilts ini, mohon jangan ragu untuk menghubungi kami.

Any kind of help would be highly appreciated.

Having our own house by 2017 would be something BIG that will lead us to a better future!

Salam,

Ellie – Dilts Foundation

www.diltsfoundation.or.id

“It’s not how much we give but how much love we put into giving. – Mother Theresa”

House4Dilts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *