Musim Dingin di Korea [Eps Explore Seoul]

Selain istana-istana yang super cantik, masih banyak spot-spot dan events menarik yang tak boleh dilewatkan saat di Seoul.

1 Januari 2014 – Cookin’ Nanta yang ada di Myeongdong Nanta Theatre, pertunjukan gabungan teatrikal, musik pukul, tari, dan komedi. Menarik tapi sayang tiketnya mahal seharga KRW 50,000.

Ticket to Nanta Theatre

Ticket to Nanta Theatre

Begitu selesai menyaksikan Cookin’ Nanta, bisa lanjut melancong di sekitaran Myeongdong street dimana lokasi ini adalah surga belanja bagi para pemburu kosmetik Korea yang katanya murah-murah dan bisa bikin cantik layaknya artis Korea. *Hmmm not interested. Mulai dari snail cream, snake cream, any kind of cream and whatsoever jenis kosmetik yang sungguh bikin takjub. Mau beli satuan atau grosiran buat oleh-oleh, monggo diborong.

Myeongdong Street

Myeongdong Street

2 Januari 2014 – Untuk pecinta seni, wajib datang ke Insadong street, area full of art galleries.

Street Musician di Insadong Street

Street Musician di Insadong Street

Di Seoul, sempatkan menghabiskan satu malam untuk menikmati kota Seoul dari ketinggian Seoul Tower di Namsan City.

Seoul Tower

Seoul Tower

Seoul Tower memiliki elevator [yang katanya] tercepat di dunia. Dengan tinggi menara hampir 240m, hanya butuh 25 detik untuk sampai di puncaknya. Seru yah?

Kerlap kerlip Seoul dari ketinggian Seoul Tower

Kerlap kerlip Seoul dari ketinggian Seoul Tower

Tapi menurut saya, Seoul Tower agak spooky for some people. Karena apa? Karena auranya cinta-cintaan. No wonder, ada gembok cinta, ada koin cinta, ada pesan cinta, dkk-nya. Cobalah tengok gembok-gembok cinta yang terkunci di sekitar Seoul Tower. Ada banyak banget nget nget *colongin satu satu

Gembok Cinta di Seoul Tower

Gembok Cinta di Seoul Tower

Ohya, ada baiknya menuju Seoul Tower sebelum senja karena kamu bisa menikmati indahnya senja dari ketinggian Namsan City. Sayangnya, saat itu kami sedikit telat berburu senja dan hanya mampu menangkap senja seperti ini dari ketinggian Namsan City.

Seoul dari ketinggian Namsan City

Seoul dari ketinggian Namsan City

23:23 waktu setempat dan kami bergegas menuju hostel karena suhu merangkak turun hingga -4 derajat celcius. Lagipula kalau bisa terukur, entah kaki ini sudah melangkah berapa km hari ini. Mungkin setara jarak Busan – Seoul X))

3 Januari 2014 – #KoreaTrip hari ke-6 bertemakan drama korea. Ya, kami mengunjungi Naminara Island yang terkenal sebagai lokasi syutingnya drama korea fenomenal Winter Sonata. Cerita lengkapnya ada disini.

Lanjut berjumaga alias Jumat malam gaul di Seoul. Masih lekat dalam ingatan fenomena music dari negeri Korea yang tidak lain adalah Psy dengan Gangnam Style-nya itu. Nah belum lengkap bagi kami kalau belum menginjakkan kaki di distric Gangnam yang konon area ini adalah Thamrin – Sudirman-nya Korea dimana pusat bisnis berada.

Gangnam District

Gangnam District

Belum afdol juga kalo di Seoul nggak mampir ke Samsung D’light, where sophisticated technology does exist. Ah, banyak device canggih yang belum atau nggak masuk Indonesia :’)

Samsung D’Light Shop

Samsung D’Light Shop

4 Januari 2014 – #Koreatrip hari ke-7 yang juga hari terakhir di Seoul.

Saatnya kami angkat kaki dari City Hostel. Dan inilah perpisahan ala City Hostel with Sean :’) So they take a picture of us and then put it on the wall of fame. Very nice, isn’t it?

Farewell ala City Hostel

Farewell ala City Hostel

Ngomongin City Hostel Seoul, tempatnya sih sempit tapi lucuk the way they managed the place. Cocok untuk para backpacker. Disediakan menu sarapan roti, sereal, susu segar, coffee and tea tapi self service. Harga per malamnya KRW 50,000.

Penampakan City Hostel Seoul

Penampakan City Hostel Seoul

Di Seoul, yang menarik di mata  adalah cara mereka berpakaian dan berpenampilan. Cowo cewe semuanya rapi dan enak dilihat. Berasa jalanan adalah catwalk jadi mereka tampi total dan maksimal.

Kami harus kembali ke Busan karena pesawat kami kembali ke tanah air adalah dari Busan. Jadi kami kembali naik KTX yang canggih itu meski kali ini bukan gerbong Lotte Cinema. Tak apa tanpa tontonan film, toh perjalanana kami kali ini di siang hari yang memungkinkan untuk bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan.

Sedikit cerita tentang KTX karena saya sungguh mengagumi jenis transportasi ini. KTX, high speed train milik Korea dengan kecepatan 305km/jam, meski didesain untuk bisa mencapai 350km/jam. Panjangnya388m. KTX dibangun pada tahun 1992 dan mulai beroperasi pada tahun 2004. Nggak pake lama yah? KTX mampu mentransfer penumpang dari Seoul ke Busan dengan jarak 450km hanya dalam waktu 2 jam saja. Dibandingkan dengan kereta paling eksekutif di Indonesia yang mentok mampu membawa penumpang dari ibukota ke Jogja yang berjarak 550km dalam waktu 8 jam. *kesuwen. Tapi ya begitulah. Seharusnya perjalanan ini ditemani oleh playlist boyband-boyband Korea untuk menambah efek lebih dramatis. Tapi apa daya, kurang persiapan.

Meninggalkan Seoul. Dengan suhu mencapai -4 derajat celcius, Seoul has been so warm for the last 5 days. Demikian kata warga lokal. Oke bye.

[Find more pictures taken from Korea Trip here]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *