When Duty Calls

Sejak awal, saya tahu konsekuensi dari #kaburcantik ini. Saya harus siap kapanpun saya dibutuhkan di Jakarta untuk meeting atau apapun itu.

Sejak awal, saya sudah memperkirakan akan ada perjalanan bolak-balik Jogja – Jakarta – Jogja, demi pekerjaan.

Atas nama pekerjaan dan tanggung jawab. Dan tentu saja atas nama uang. Bagaimanapun, mereka membiayai hidup saya. Bagaimanapun mereka membiayai perjalanan ini dan perjalanan lainnya yang akan datang.

Sore ini, saya berpacu dengan waktu mengejar pesawat yang akan membawa saya kembali ke Jakarta untuk sebuah meeting penting yang kurang dari 3 jam.

Terima kasih Mas Daris (another nice person yang saya temui di Jogja) sudah mengantar saya ke bandara.

“Buah kentang, buah belimbing. Selamat datang di Citilink”, awak kabin menyapa dengan berpantun ria.

Time to go… #kaburcantik continues…

Senja di langit Adi Sutjipto

Senja di langit Adi Sutjipto

– Bandara Adi Sutjipto, 19 September 2013 – 

2 Responses so far.

  1. twiras says:

    “Buah kentang, buah belimbing. Selamat datang di Citilink” <– demi apa mereka berpantun begini :))

    • missellieneous says:

      Demi Tuhan! bahkan begitu landing, mereka kembali berpantun: “Beli kentang di pasar Cipete, selamat datang di Jakarte” X))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *